Hal ini merambah pada suatu percintaan. Percintaan saat ini sungguh sangat tak wajar di lakukan oleh para remaja kita. Entah bagaimana mereka menamakan sebuah cinta. Mereka mengatasnamakan cinta sebagai kenikmatan nafsu sek belaka, tanpa memahami dan menyadari apa khakikat sebuah cinta dan bagai mana kita harus menjalaninya.
Sebagai umat muslim tentunya tau bahwa sesungguhnya pacaran tidak di syari'atkan dalam islam. Apalagi sampai, berpegangantanmnngan, berbelukan, berciuman, berhubungan sek tanpa rasa malu hingga dipertontonkan dalam kamera hp dan tak jarang juga meng-up load- ke YouTube. Dalam islam hanya ada yang namanya ta'aruf atau perkenalan itu pun dilakukan ketika mau khitbah dengan batas hanya boleh melihat wajah dan tanganya saja. bukan berarti islam tidak mempunyai nilai seni dan konttribusi terhadap kebahagiaanatau kesenangan tapi dari aturan ini justru islam mengatur yang akan jauh lebih indah dari itu semua.
Pacaran sebelum menikah jauh lebih indah dari pada pacaran yang di lakukan oleh pemuda zaman sekarag. Secara rasio bisa kita renungi. Selain kebebbasan dalam berhubungan dalam pacaran setelah menikah akan merasakan hal yang katakanlah surprice, tanpa ada rasa bosan atau ada rasa yang istimewa dan berbeda dari sebelumnya.
Selain kenikmatan itu, tuhan akan memberi berjuta kebaikan di setiap kemesraan-kemesraan atau semua hubungan baik yang di lakukan oleh suami istri. Dari hal terkecilpun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar